Hayoo siapa yang tidak suka coklat ? Makanan ini terkenal kelezatannya dan di sukai oleh semua umur termasuk si kecil. Tetapi seringkali orang tua melarang anaknya makan coklat karena beberapa alasan.
Mengkonsumsi coklat terutama dark chocolate, dapat memberikan beberapa manfaat bagi tumbuh kembang anak, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dan mengkonsumsi coklat berlebihan juga memiliki dampak negatif.
MANFAAT KONSUMSI COKLAT
1. Peningkatan Fungsi Kognitif.
Flavonoid dalam coklat dapat mendukung kesehatan otak dan meningkatkan fungsi kognitif. Ini bisa membantu konsentrasi dan memori anak, sehingga si kecil menjadi lebih fokus dan berpotensi memiliki daya ingat kuat pada pelajaran di sekolah.
2. Sumber Energi.
Coklat mengandung gula dan lemak yang dapat memberikan energi cepat untuk aktivitas anak.
3. Kesehatan Jantung.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi coklat dapat mendukung kesehatan jantung dengan meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah.
Kandungan Flavonoid antioksidan tinggi pada coklat juga berfungsi untuk mengurangi pembekuan darah
4. Kandungan Nutrisi.
Coklat juga memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi diantaranya vitamin A, B12, B6 & D, Kalsium, protein, riboflavin, niasin, fosfor, seng, selenium, magnesium, serta folat. Kandungan tersebut biasanya terdapat dalam satu produk susu coklat.
5. Peningkatan Mood.
Coklat dapat merangsang pelepasan endorfin dan serotonin, yang dapat meningkatkan suasana hati dan memberikan perasaan bahagia, ceria dan coklat memiliki efek rileks bagi si kecil.
6. Sistem Kekebalan Tubuh.
Flavonoid juga dapat memiliki efek positif pada sistem kekebalan tubuh dengan mendukung fungsi sel imun.
7. Kandungan Antioksidan.
Flavonoid dalam coklat hitam dapat membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas, yang berpotensi membantu melawan penuaan dini. Namun, efek ini lebih signifikan pada konsumsi coklat hitam dibandingkan coklat susu yang mengandung lebih sedikit kakao.
Maka sangat penting untuk memilih coklat yang memiliki kadar kakao tinggi dan rendah gula.
Kunci utamanya adalah konsumsi coklat dalam jumlah yang sesuai dan memilih jenis coklat dengan kualitas baik serta kandungan gula yang rendah untuk memaksimalkan manfaat kesehatan.
DAMPAK NEGATIF KONSUMSI COKLAT
1. Kandungan Gula dan Kalori
Banyak konsumsi coklat, terutama coklat susu, mengandung gula dan kalori tinggi, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan.
2. Masalah Gigi.
Konsumsi coklat yang tinggi gula dapat memicu kerusakan gigi jika anak tidak disiplin menggosok gigi karena kandungan pada coklat yang bisa merusak email gigi pertamanya.
3. Kafein
Coklat mengandung kafein dalam jumlah kecil, yang bisa mempengaruhi tidur jika dikonsumsi dalam jumlah besar atau dekat dengan waktu tidur.
4. Alergi dan Sensitivitas
Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi atau sensitivitas terhadap bahan-bahan dalam coklat, seperti susu atau kacang yang mungkin ada dalam produk coklat.
Terlalu banyak makan coklat dapat menyebabkan sakit perut atau diare.
Coklat tidak di rekomendasikan untuk anak di bawah 18 bulan, coklat baru aman diberikan pada anak usia 24 bulan atau 2 tahun, dan pastikan coklat yang di makan si kecil tidak berlebihan.
Jika usia anak sudah bisa mengkomsumsi coklat, jangan lupa membersikan giginya, bisa dengan sikat gigi atau kassa, jangan biarkan sisa coklat menempel terlalu lama di gigi pertamanya atau gigi susunya.
Komentar