Langsung ke konten utama

Unggulan

KENAPA STRES TERJADI DAN BAGAIMANA CARA MENGATASINYA DENGAN EFEKTIF

Stres adalah hal yang tidak asing bagi siapapun, stres datang tanpa diundang dan menyelinap dalam kehidupan kita, terkadang perlahan, kadang seperti badai. Pernahkan lovers merasakan begitu berat seolah-olah pikiran tidak berhenti berputar ? Atau dada terasa sesak tanpa sebab yang jelas?  Begitulah stres, stres tidak memandang usia, tidak peduli lovers seorang anak kecil yang gelisah karena ujian, seorang remaja yang berjuang menemukan jati diri, seorang pekerja yang dikejar tenggat waktu atau seorang lansia yang merasa hidup mulai berubah. Stres merupakan respons alami tubuh terhadap situasi yang dianggap tantangan atau ancaman. Stres terjadi ketika tubuh kita merespons tekanan atau tuntutan yang berasal dari lingkungan, diri sendiri, atau situasi tertentu.  ALASAN STRES TERJADI 1. Tekanan Eksternal ● Pekerjaan   Beban kerja yang berat, tenggat waktu yang ketat, atau konflik di tempat kerja. ● Hubungan Masalah dalam hubungan dengan keluarga, pasangan, atau teman. ● Kehid...

"TRANSISI MENOPAUSE DAN TIPS MENGURANGI GEJALA YANG TIMBUL"

Menopause adalah fase alami dalam kehidupan seorang perempuan ketika menstruasi secara permanen berhenti dan kemampuan reproduksi menurun secara bertahap. Biasanya terjadi disekitar usia 45-55 tahun, meskipun ini dapat bervariasi.

Menopause tidak dapat dihindari, ini terjadi ketika ovarium berhenti memproduksi telur secara teratur dan kadar hormon estrogen dan progesteron menurun secara signifikan. 

Faktor-faktor yang mempengaruhi usia menopause termasuk genetik, kesehatan umum, dan gaya hidup, tetapi tidak ada cara untuk mencegah menopause sepenuhnya.




GEJALA - GEJALA UMUM MENOPAUSE 

1. Perubahan hormonal.

Perubahan ekstrogen dan progesteron menurun secara signifikan.

2. Hot flashes (gejala panas mendadak).

Sensasi tiba-tiba berupa rasa panas yang melanda wajah dan tubuh, kadang disertai keringat berlebihan.

3. Gangguan tidur.

Sulit tidur atau terbangun di malam hari.

4. Perubahan mood 

Beberapa perempuan mengalami perubahan emosional seperti mudah marah, cemas atau depresi.

5. Perubahan Seksual.

Mulai dari penurunan libido hingga penurunan sensitivitas di area genital atau kurangnya minat pada aktivitas seksual

6. Keringat malam

Keringat berlebihan saat tidur.

7. Kering pada vagina

Penurunan kelembaban vagina yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau nyeri saat berhubungan seksual.

8. Perubahan pada siklus menstruasi.

Menstruasi menjadi tidak teratur atau akhirnya berhenti.

9. Penambahan berat badan

Peninggkatan berat badan atau perubahan distribusi lemak tubuh.

10. Kerusakan pada tulang.

Penurunan kepadatan tulang yang dapat meningkatkan risiko osteoporosis.

11. Mengantuk

Sensasi mengantuk atau kelelahan yang berlebihan

12. Sakit kepala.

Peningkatan frekuensi atau intensitas sakit kepala.


Gejala-gejala ini dapat muncul sebelum menstruasi berhenti secara permanen (menopause), dan dapat berlangsung dari beberapa bulan hingga bertahun-tahun setelah menopause. 

Setiap perempuan bisa mengalami kombinasi gejala yang berbeda-beda, dan intensitasnya juga bisa bervariasi.


LANGKAH MENJAGA KESEHATAN SELAMA MASA MENOPAUSE DAN MENGURANGI GEJALA YANG TIMBUL

1. Gaya hidup sehat.

Makan makanan sehat, rutin berolahraga, dan mengelola stres dapat membantu mengurangi gejala seperti hot flashes dan gangguan tidur.

2. Perawatan kesehatan.

Berkonsultasi dengan dokter untuk memantau kesehatan tulang, deteksi dini osteoporosis, dan menangani kondisi kesehatan lainnya.

3. Pilihan pengobatan.

Untuk beberapa perempuan, terapi hormon atau terapi penggantian hormon (HRT) dapat membantu mengelola gejala menopause yang parah.

4. Pentingnya pendidikan dan dukungan.

Mendapatkan informasi tentang apa yang dapat diharapkan selama menopause dan serta mendapatkan dukungan dari teman, keluarga, atau kelompok untuk dapat membantu mengatasi perubahan emosional dan fisik yang terkait.


Meskipun menopause tidak bisa dihindari, dengan manajemen yang tepat dan perawatan kesehatan yang baik, banyak perempuan dapat mengalami transisi ini dengan nyaman dan sehat.




Komentar

Thank youuuu sharingnya mbaaa. Dulu mungkin aku sebatas tahu aja ttg menopause ini. Tp sejak usia udh 40++, mulai deh kepikiran 😄. Krn biar gimana sudah semakin deket kan. Cuma aku toh ga mau jadi cuek begitu aja.

Kalo pun memasuki masa menopause nanti, pengennya ttp bisa beraktifitas normal kayak biasa. Makanya olahraga skr ga pernah skip. Jaga makan, skincare dan perawatan. Termasuk perawatan kewanitaan.

Biar gimana dengan bisa menjaga badan tetap stabil beratnya, olahraga juga bisa menjaga mood, aku berharap saat udh meno nanti, tapi ga terlalu mood swing dan mengurangi gejala2 lainnya 😅.